Angka kemiskinan membantu membaca kondisi suatu wilayah. Namun angka agregat tidak dapat dipakai untuk menyimpulkan keadaan setiap keluarga atau keputusan sebuah program bantuan.
Apa yang dilaporkan BPS?
Rilis BPS Kota Bandung tanggal 1 Oktober 2025 mencatat 99,12 ribu penduduk miskin pada Maret 2025, setara 3,78 persen. Pada Maret 2024, angkanya 101,10 ribu orang atau 3,87 persen.
Dalam rilis yang sama, garis kemiskinan Maret 2025 adalah Rp644.417 per kapita per bulan. Definisi yang digunakan berkaitan dengan pengeluaran per kapita di bawah garis kemiskinan.
Rujukan: BPS Kota Bandung (situs luar, tab baru)
1 Oktober 2025 · periode data Maret 2025
Tiga batas pembacaan yang perlu dijaga
Wilayah: data yang dikutip adalah Kota Bandung. Jangan menyalinnya sebagai data Kabupaten Bandung atau keseluruhan kawasan Bandung Raya.
Waktu: Maret 2025 adalah periode pengamatan, bukan kondisi langsung pada September 2026. Tanggal rilis menunjukkan kapan publikasi diterbitkan, bukan kapan semua data dihimpun.
Tujuan: indikator ini menggambarkan keadaan agregat. Portal ini tidak memiliki kewenangan untuk menjadikan angka tersebut sebagai keputusan penerimaan bantuan seseorang.
Statistik dan pemeriksaan bantuan berbeda
Laman Cek Bansos menerangkan DTSEN sebagai sumber data pemeriksaan bantuan dan menjelaskan bahwa desil kesejahteraan bersifat dinamis. Itu merupakan rujukan berbeda dari rilis statistik kemiskinan yang dibahas pada artikel ini.
Rujukan: Kementerian Sosial Republik Indonesia (situs luar, tab baru)
Diperiksa 11 September 2026
Untuk informasi status atau perbaikan data, ikuti kanal dan petunjuk pemerintah. Jangan memasukkan identitas ke kolom pencarian portal ini. Anda dapat menyimpan tautan rilis BPS ketika ingin memeriksa kembali angka, definisi, serta periode yang dikutip.
Sumber instansi dicantumkan pada paragraf terkait. Ringkasan dan catatan pembacaan pada halaman ini bukan pernyataan atau layanan resmi instansi.
